gamelan manggaung. Antareja datang dengan gagah kepadaku. bukan pencilakan seperti Buta Cakil atau lemah lembut seperti Janaka.

‘kau mengundangku,’ sapanya
‘harusnya aku yang datang padamu, maaf. tapi aku terlalu malu’

dia tersenyum menenangkanku, ‘tak mengapa. apa yang bisa kubantu?’

aku menghela nafas panjang. diam panjang. Antareja menunggu. ah, betapa para tokoh wayang telah terbiasa berlarat-larat…

‘aku,’ aku memulai, ‘ ingin ditelan bumi. tapi aku tidak bisa mengumpulkan harta sebanyak Qarun, terlebih dalam waktu singkat. sedang aku ingin ditelan bumi cepat. lagi pula, aku tidak yakin aku bisa sekikir ia.’

Antareja mengernyitkan alis, ‘lalu?’

‘aku,’ kataku lagi,‘ sebenarnya ingin belajar ambles bumi padamu. tapi aku tidak yakin itu perlu. bukan pelajarannya yang aku butuhkan. aku hanya ingin ditelan bumi, itu saja. jadi aku hanya ingin kau tarik aku ambles bersamamu, setelah itu kau boleh muncul lagi ke permukaan. tapi tinggalkan aku di perut bumi terdalam yang bisa kau jangkau’

Antareja tertawa membahana. aku bersabar menunggu selesainya. mungkin dia akan menari dulu, atau nembang.

dia berhenti.

‘aku tidak ingin tahu alasanmu,’ katanya,‘tapi seharusnya kau tidak memanggil aku. dan tidak perlu pula kau masuk ke perut bumi terlalu dalam. gali saja kuburmu, berbaringlah di dalamnya. dan mintalah seseorang menimbunkan tanahnya di atasmu…’

aku bisu.

gamelan menggaung. Antareja mengangkat sebelah kaki tinggi, lalu ambles dia ke bumi. meninggalkan aku.



10 Responses to “pelajaran ambles bumi”  

  1. gak ngerti, aku pengen nonton wayang :)

  2. tulisan kayak gini, dibilang polos dan lugu ?
    berat nih :0

  3. Aku mirip Antareja kaga yach ? Ckckckckck …

    Salam :)

  4. Antareja itu sifatnya kaya apa mba la? hehe uni ga terlalu ngerti soal tokoh2 pewayangan ^_^

  5. pesen bukunya satu ya…
    *rekomended dari fahmi

  6. dari link nya yessi, katanya mbak jual sendiri juga yah??? judulnya apaan yah? :)

  7. kunjungan pertama kali :D
    tulisan lembut banget mba :)
    enak dibaca..

  8. hahahaaa…ini mantab mbak! saya suka. gaya tulisannya asik, simpel, enak dibaca
    besok kalau saya mau snorkling tak ngundang antasena aja :-)

  9. 9 latree

    @kutaraja: ga harus ngerti kok :D
    @warm: memang iya kan?
    @ari: wah, ga tau ya…
    @uni: wah, aku juga terlalu tau uni. aku cuma tau dia bisa ambles bumi, hihi..
    @gajahpesing: info di email yang kau tinggalkan, cek ya..
    @zulhaq: suicide
    @melly: terima kasih… jangan kapok berkunjung lagi ya..
    @ikiakukok: antasena itu bukannya nama lain bima a.k.a werkudara? emang dia bisa nyilem? ngajak deni manusia ikan aja kali, hihii….

  10. 10 Reva Liany Pane

    Wow, kok bisa-bisanya aku gak ke sini sebelumnya, ya? Yah, mungkin sudah dituliskan garis takdir kalau nyasarnya bakalan hari ini :)

    I like your writing, jd kayaknya aku bakalan sering2 mampir ke sini :D Salam kenal, Mbak Latree.


Leave a Reply