Hari terakhir, #15HariNgeblogFF
====================================================
Aku mencintaimu.
Jangan tanya mengapa. Bukankah cinta tak pernah meminta alasan? Biar debar memberi penjelasan. Biar rindu menguatkan. Membuat kita bertahan di tengah badai. Melewati gersang kemarau panjang.
“Aku mencintaimu,” bisikmu.
Jika tidak, mana mungkin bisa kulalui tahun-tahun bersamamu. Sedang pedih tak henti hadir di antara kita. Berbaur luka yang sembuh oleh bahagia; untuk kemudian luka lagi, bahagia lagi, luka lagi, bahagia lagi. Bertukar tempat tanpa henti.
***
Udara masih terengah. Malam baru saja memulai sunyi. Erang dan desah gugur satu-satu. Desau angin adalah sisa napas yang memburu. Rintik hujan adalah sisa keringat yang membasahi tubuhku tubuhmu. Kita masih punya sisa malam ini, katamu.
“Menikahlah denganku, San…”
Lagi hela napas itu yang menjawabku.
“Rin… Aku mencintaimu. Sangat. Kamu tahu itu. Tapi aku tidak bisa meninggalkan Vika. Dan anak-anak. Terutama anak-anak…”
Pelukku mengendur.
“Aku minta maaf, aku tidak bisa memberikan seluruh waktuku untukmu. Tapi aku berusaha memberikan sebanyak mungkin yang kubisa. Aku tahu, memang hanya sesekali. Itupun sembunyi-sembunyi. Tapi…”
Pelukku lepas.
“Rin… Kau tahu, di dimensi lain aku pasti sudah menikahimu”
Kusibak selimut dan bangkit. Kupungut dan kukenakan satu persatu helai baju yang lepas terserak di sana sini. Kuraih tasku.
Di luar, malam semakin beku seperti aku. Desau angin adalah isakku. Rintik hujan adalah tangisku tertahan. Kutinggalkan kau bersama teori fractalmu. Aku hanya tahu aku hidup di dimensi ini. Di mana aku tidak bisa terus-terusan mencinta sambil bersembunyi; dan melukai.
Perih. Tapi bagaimanapun, sebuah hubungan butuh kejelasan.
Dan jelas sekali kalau Rin tidak punya masa depan dengan San. Setidaknya, tidak di dimensi ini.
rummit
hiks..
ah perih….
Kisah yang biasa-biasa saja. Bertebaran di sekeliling kita. Tetapi dikemas dengan kata-kata yang saling bersenggama, maka indah nian hasilnya.
Kisah yang biasa-biasa saja. Tetapi ini dikemas dengan kata-kata yang saling bersenggama. Menggemaskan dan enak dibaca.
huwaaaaaaaaaaaaa *menangis meraung-raung*
sedih yah .__.
ah… cinta dan pengorbanan yg sia
Kok sedih?
judulnya, kek ngarep banget