dalam aku meresapi perasaanku

penuh dan hampa bersekutu

penantian yang seolah tak berujung

sehingga menanti tiada berarti

karena dia menjadi isi hari

bulan terang di tanggal lima belas

dan matahari terbit di pagi hari

untuk tenggelam sore nanti

segala kepastian

tapi tidak perasaanku ini

karena dia bagai gelombang

yang kadang rendah tak terbaca

kadang meninggi menenggelamkan

dalam aku meresapi perasaanku

perih dan bahagia berbelit

manjadi satu.

Advertisements

2 thoughts on “dalam aku meresapi perasaanku

  1. itulah dinamika.
    tanpa hampa, tak kan kita bisa merasa penuh

    tanpa perih, tak akan bisa merasakan nyamannya bahagia..
    šŸ™‚

    betul banget, karenanya menikmati hampa sehingga penuh lebih terasa, menikmati perih membuat bahagia tiada terkira

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s