bukan budak ya…

mereka pembantu, pekerja, yang harus dibayar upahnya sebelum kering keringatnya.

sedih banget mengetahui, seorang wanita menyiksa dua pembantunya yang tkw asal indonesia. tanpa embel-embel apapun, itu sudah menyedihkan, apalagi ternyata sang majikan ini berasal dari indonesia juga, walaupun tinggal di amerika, dan menikah dengan orang india.

kupikir kalau kita jauh dari ibu pertiwi, lalu bertemu dengan orang sebangsa jauh di sana, akan tersatukan oleh perasaan persaudaraan. lah wong aku yang cuma di semarang, lalu ketemu orang yang sama-sama dari wonogiri aja, senengnya bukan main. tapi ini….

menurutku, cuma orang sakit jiwa yang sanggup melakukan penyiksaan sedemikan rupa (ga sanggup cerita ulang, terlalu biadab!).

tiba-tiba aku merasa bahagia punya pembantu seperti yang momong anak-anakku sekarang. pernah sekali waktu aku minta maaf padanya, kalau kadang-kadang aku galak. dengan santainya dia cuma jawab, “ibu itu majikan paling lucu sedunia…”

hah… emangnya aku pelawak?

Advertisements

16 thoughts on “bukan budak ya…

  1. saya kenal seorang majikan yang takut memarahi para anak buahnya. dengar-dengar dia punya alasan, tak ingin di doain jelek dari orang yang merasa “teraniaya”.

    saya senang juga bertemu dengan orang2 baru siapa saja 🙂

  2. @kw: si mbak itu serng tak marahi, mas. yaitu kalau dia ga mau makan! (padahal aku sendiri susah makan, cape deh!)
    @iway: bener banget…
    @ronggo: maksudnya apa den ronggo? maaf aku ga ngerti…
    @nenyok: yup. biar pembantu harus selalu diuwongake…
    @rheva: ga bisa mengerti kan? sammmma!
    @sangnanang: lha kula nggih mboten dhong, mas. wong rumaos kula, kula niki galak je!. wonogirinipun.. wonogiri titik, km 0! mboten tambah embel2 malih. 😀

  3. aaahhhhh

    kangen sama sang asisten yang sudah pulang kampung akhirnya karena menikah padahal udah 8 taunan ikut di rumah 😦

    skarang ta pakai.. karena nyarinya susah yang bisa buat dipercaya…

  4. @natazya: aku butuh buat jagain anak-anak… tapi emang susah cari yang bisa dipercaya itu…
    @septy:samma, heran juga
    @kishandono: homo sapiens
    @imgar: hebat 😀
    @khay: bukan, justru lagu itu terinspirasi oleh mereka…

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s