aku berpegang pada kenangan

membakar gairah
berbahan rindu

karena tak bisa meraih
tak kuasa menyentuh
tak sanggup memanggil
tak boleh menatap

biar mata terpejam
merasakan lagi setiap sentuhan
jemari menyusup mengacak rambut
mengusap pipi
membelai punggung
lengan berpeluk
bibir berpagut
lidah menjelajah
ke setiap sudut rongga yang dahaga

membau lagi aroma tubuh kita
yang berpeluh mendaki
ingin lebih lama bertahta di puncak
tapi toh kita turun perlahan kembali ke bumi

menunggu saat terbakar lagi….

Advertisements

15 thoughts on “aku berpegang pada kenangan

  1. Aih… puisi yang indah,… hmm kalau bole menebak ini tentang cinta lama yang bersemi lagikah..?

    Ayo terus maju!

    Salam kenal, terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog saya…

  2. @kis: terjun bebas.
    @kaka: iya iya… sudah turun ini lho!
    @mikekono: mm… bentar lagi…
    @easy: terserah kamu deh..
    @fanz: terserah kamu juga..
    @donny: sama sekali bukan. ini tentang cinta yang sedang kugenggam sekarang. salam kenal kembali, lagi. (kayanya dulu udah pernah deh…)

  3. tentang opo ya puisi nya ndo ..

    *maaf maklum dulu Ebtanan Bhs Indo cmn dpt 4 πŸ˜€ … untung g jman dulu klo sekarang gw dah g lulus SMA πŸ™‚
    heheheh…

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s