minggu pagi yang aneh

kalau mendengar nama ‘Semarang’ disebut, apa yang terlintas di benak kalian?

jawabnya pasti macem-macem, tapi aku yakin salah satunya, mungkin yang terbanyak, adalah ‘simpang lima’.

suasana simpang lima di minggu pagi biasanya adalah seperti manahan (Solo) atau lapangan Monas. segala jualan ada. dari gelembung sabun sampai seprai, dari obeng sampai nasi liwet, dari beha sampai buku loakan (pas ngga sih perbandingannya?)

kemarin adalah hari ulang tahun ganteng-gantengku. kejutan buat mereka adalah nginep di hotel bintang lima (sst…. ini juga karena bapaknya dapet voucher nginep gratis :P), yang dilaksanakan tadi malam. rencananya, minggu pagi ini aku mau ke lapangan Simpang Lima, berburu kaos semarangan seperti ini

semarangan

untuk hadiah bagi pemenang kuis ini.

oya, seperti yang sudah kuumumkan kuisnya ditutup tanggal 21 ya. jawaban yang masuk setelah itu tidak dihitung, lagian salah :D. pemenangnya sudah ada, yaitu yang jawabannya paling mendekati benar. pengumumannya… empat – lima hari lagi… sabar…

ternyata oh ternyata, pemandangan yang kutemui sungguh mengejutkan.

simpanglima-sepi

bingung juga, kenapa simpang lima bisa se’bersih’ ini? aneh aja rasanya. apa ada hubungannya dengan pelaksanaan kampanye? ah, berlebihan ngga sih, kalau iya? akhirnya aku iseng nanya ke tukang becak yang mangkal di depan toko buku Gramedia. jawabnya sungguh lebih dari berlebihan.

“sedang ada penilaian adipura, selama tiga hari dilarang berjualan di sekitar lapangan simpang lima”

Gubrakk!!

penilaiannya valid ngga tuh? karena simpang lima biasanya ngga seperti itu. ok deh, kalau di seputar lapangannya memang hanya sabtu malam hingga minggu pagi. tapi di jalan sekitarnya, tiap hari banyak yang jualan berbagai macam makanan. tahu gimbal, gilo-gilo, pecel, gudeg, sea food, sate…

aku ingin tahu, apa yang ada di benak tim penilai Adipura melihat simpang lima yang steril dari pedagang. aku ingin tahu juga, apakah puas jika nanti berhasil dapat piala Adipura, sedangkan saat penilaiannya ada rekayasa suasana.

aku sih tidak terlalu peduli nanti Semarang dapat Adipura atau tidak. bagiku sih Semarang cukup bersih dan rapi, bahkan dengan pedagang kaki lima disekitar simpang lima dan jalan pahlawan. wong pedagangnya juga rapi kok!

tapi yang jadi masalah, aku belum berhasil dapet kaos hadiahnya. maaf. jadi mungkin agak mundur. dan kalau ada waktu, mungkin aku akan cari kaos Solo-nan seperti ini

solonan

sabar ya pemenang…

*siapa sih? ……rahasia πŸ˜‰ *

Advertisements

14 thoughts on “minggu pagi yang aneh

  1. Kaya’nya di kalangan PEMDAnya banyak yg jadi artis ya/pekerja sinetron ? Soalnya bisa bikin skenario untuk 3 hari ke depan kawasan simpang lima menjadi seperti di foto. Betul kan Bu, ini emang sandiwara atau rekayasa semata dari PEMDA ? BTW smoga dapat adipura SMG πŸ˜›

  2. HAri ini aku juga ngerasa Aneh…..

    Aneh kenapa ??
    Aneh saja kox bisa2nya aku menangin semua hadiah Kaos Itu yach ?/

    Huahahahahahahaakakakakakakakakak πŸ˜€

  3. tapi…kalo ke Semarang yang aku kangeni Sampangan kuwi Mba hehehe…. πŸ˜€

    klo Simpanglima, aku kangen Gilo-gilo. msh ada tho…? aku tukoake Mba, itu loh tape goreng-nya
    terus Tahu Gimbal tp yang di Airlangga, uenakk!!
    *sambil mbayangne*

  4. jadi pengen main ke simpang lima.
    Wah kasihan tuh para pedagang lagi pada dikemanain ya???
    Adipura=Adi + Pura =paling pertama bisa pura2 atau pura2 paling utama…..he..he…namanya juga pura-pura……

  5. Bersih karena penilaian Adipura, jadi mestinya penilaiannya setiap hari aja, biar bersih setiap saat. “bh sampai buku loakan” ; jadi “isinya” lama2 bisa kayak barang loakan dong he he he

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s