aku terbangun tengah malam….

dan menemukanmu tidak ada di sampingku.

perlahan aku bangun, turun dari kasur dan mencoba menangkap suara TV yang mungkin sedang menemanimu tidur di ruang tengah. tapi tidak ada. TV mati. aku melangkah turun, mungkin kau di sana. tapi tidak ada. kubuka semua pintu ruangan satu persatu, tapi kau juga tidak ada di mana-mana.

di atas? aku bergegas. kau juga tidak ada. aku tidak melihat handphone mu di tempat biasa. dan… garasi kosong.

tiba-tiba aku bisa merasakan paniknya seorang bayi, yang bangun dan tidak menemukan ibunya.

aku mencoba menelponmu. nada masuk tapi tak diangkat. kucoba lagi, tapi hasilnya tetap sama. kuhubungi handphone yang satu lagi tapi tidak ada bedanya. aku mencoba menelpon lagi dengan telepon rumah, tapi apa pengaruhnya?

berulang selama setengah jam tanpa henti. sayang…. di mana kau? kenapa pergi tanpa pesan? dan tidak bisa dihubungi?

aku berhenti sejenak. mengambil wudlu dan sholat untuk menenangkan diri. berbagai pikiran buruk melintas. apa yang terjadi dengan mobilmu? apakah kau mengendara dalam kantuk dan hilang kendali? menabrak atau ditabrak sesuatu?

sekuat tenaga kutepis segala pikiran buruk. usai sholat aku hanya meminta atas keselamatanmu. aku hanya ingin kekasihku kembali, utuh….

satu jam sudah berlalu. aku mencoba menelponmu lagi, tapi sama sekali tidak ada jawaban. air mata mulai mengalir di pipiku. kecemasan mulai memelukku.

di mana kau? apa kau baik-baik saja?

kembali aku ke kamar memeluk handphoneku, berharap telepon balik darimu. tengkurap di bantal aku melelehkan tangisku. tidak tahu harus berbuat apa.

….

deru halus mesin memasuki garasi. aku berlari ke pintu depan dan membukanya. menemukanmu berdiri di depan pintu. kupeluk.

‘ke mana saja? aku mencemaskanmu…’

‘maaf. tadi aku kelaparan, cari mi goreng. handphone kutinggal di mobil, aku tidak dengar…’

huh. ga cucok banget cemasnya!

20 thoughts on “aku terbangun tengah malam….

  1. wanita terkasih selalu cemas pd pria kekasihnya?
    (kalo gitu…priamu kok pergi gak bilang2… ajak kek.. makan mie berdua..pasti lebih asiikkk..)

  2. itulah… masalahnya, kenapa dia pergi sendiri, ternyata katanya: ga tega bangunin, tidurmu pules banget

    *gubrak*

    @edy: udah dimasakin sih, tapi emang bukan si jago masak, jadi mungkin makan sorenya cuma sopansantun so malamnya masih laper lagi. sudah biasa itu sih, diterima sengan lapang dada saja… :d

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s