kau Dexter si pembunuh tak bernurani….

yang mengiris pendengaranku dalam aku masih hidup
hingga kurasa pedih mendengarmu — lalu hilang

yang mencungkil pandanganku dalam aku masih bernafas
hingga kurasa perih melihatmu — lalu lenyap

yang memotong tanganku dalam nadi masih berdenyut
hingga kurasa sakit meraihmu — pun tak sampai

yang memenggal kakiku dalam langkah masih terayun
hingga kurasa siksa menujumu — lalu berhenti

yang menusuk jantungku dalam ia masih berdetak
hingga kurasa ngilu tak lagi bermakna — lalu mati rasa

….

tanpa cipratan darah
hingga tak orang akan menyangka
kau pelakunya.

Advertisements

9 thoughts on “kau Dexter si pembunuh tak bernurani….

  1. @trinil: baru coba baca. ga tahan sadisme-nya 😦
    @eeta: banget!
    @ceznez: idih maunya kalianberdua ini……
    @nino: bobo aja ya adek…
    @mutiarasenja: iya om, sakit banget…

  2. selera membaca buku dah hilang lama sekali……padahal dulu buku satu perpustakaan jadi santapan paling nikmat diwaktu-waktu senggang… 😦

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s