Ini adalah sandiwaraku….

Aku penulis skenarionya. Aku sutradaranya. Aku juga pemainnya. Terima kasih telah terlibat dalam sandiwaraku. Tapi maaf, ini perjanjiannya. Karena aku sutradaranya, kita lakukan dengan caraku. Kamu boleh protes, aku dengarkan. Kutanggapi? Aku tidak janji.

Ini adalah sandiwaraku. Ceritanya tergantung penuh kepadaku. Kau mungkin bisa menduga. Kau bahkan bisa mengusulkan jalan cerita. Tapi ketika di tengah jalan aku tidak suka, adalah kuasaku untuk mengubahnya. Kau tidak suka? Kau tidak berhak berbuat apa-apa.

Ini adalah sandiwaraku. Yang telah kususun berbulan lamanya. Sungguh aku menikmati sepanjang jalan merangkainya. Kupasang tangis dan kau percaya aku menderita. Kupasang senyum dan kau percaya aku bahagia. Kupasang wajah romantis dan kau percaya aku sedang jatuh cinta. Aku tahu kau ikut menikmati indahnya.

Ini adalah sandiwaraku. Terima kasih telah terlibat di dalamnya. Aku tahu kau bermain sepenuh jiwa, bahkan seolah ini nyata. Tapi ini sandiwaraku. Aku berhak menghentikannya kapan saja. Hanya aku tidak tega tiba-tiba berhenti dan mengakhiri semua. Bahkan untuk itu aku perlu mengarang tambahan cerita.

Ini adalah sandiwaraku. Dan kurasa sudah tiba masanya. Aku sudah jenuh bermain denganmu. Aku perlu mencari pemain lain dengan cerita lain di panggung yang lain. Kau tidak mau? Ah, maaf. Aku tidak bisa melanjutkan lagi. Bermain denganmu sudah membosankan dan lama-lama bisa jadi memuakkan.

Ini adalah sandiwaraku. Jadi mari kita mainkan babak terakhir drama percintaan kita. Berhenti mendadak memang tidak sempurna. Jangan memaksaku untuk terus melanjutkannya. Bagaimana akhir yang kau damba? Bahagia? Bukankah kau ratu cerita berakhir duka? Kenapa tidak kita buat kau merasakan mengalaminya?

Ini adalah sandiwaraku.

TAMMAT.

Advertisements

16 thoughts on “Ini adalah sandiwaraku….

  1. @mas |a: sepertiorangnya?
    @wempi: kamu itu!
    @fahmi: sama lah…
    @warm: emang.
    @javanese: emang kayanya mending jadi peran pambantu.. 🙂
    @komuter: ada yang bilang: sakti.
    @carra: bukan… bukan kamu… 🙂
    @phery: sip 😉
    @ocha: yup. susah banget lho. bikin happy ending buat cerpenmu dulu itu 🙂
    @nino: kamu siapin konsumsi buat para pemain ya…..
    @newsoul: salam kenal 🙂
    @anny: gitu lah teh..

  2. Selamat selamat2 😀

    Lama banget ga nongol disini, dirimu dah buat karya tulis yg mengagumkan 🙂

    Selamat selamat sudah jadi sutradara dri isi buku ntuh 🙂

    Salam 🙂

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s