anak


‘ngambek. ngamuk’
‘kenapa?’
‘kacamatanya aku injek-injek’
‘kenapa?’
‘udah ngga pantes dipakai. udah jelek. udah aku beliin yang baru masih aja pakai yang jelek. ngeyel. anak kurang ajar.’
‘dia minta adik, kali, bukan minta kacamata baru, haha…’
‘amit-amit. aku ogah hamil lagi. hamil itu menderita.”
‘oi oi. wanita hamil itu wanita paling cantik sedunia loh…’
‘aku ga suka hamil. ga enak. ga bebas…’
‘ah ngga. hamil itu enak. bayinya masih di perut. mau dibawa ke mana aja bisa. repot nanti kalau udah keluar. yang melek malem. yang nangis-nangis. ngompol-ngompol. sakit-sakit. dokter-dokter…’

***

hamil itu berat. dari awal ketika hormon tubuh mulai berubah. bentuk tubuh berubah. beban di perut. gerak terbatas.

punya bayi itu berat. melek malam. berjaga 24 jam. seperti kehilangan kebebasan.

***

tapi anak adalah hal yang

membuat kita sanggup berjalan ke mana pun menggendong mereka di dalam perut kita.
membuat kita rela terjaga siang malam memenuhi semua keperluan mereka.
membuat kita tak merasakan lelah seharian hanya dengan melihat senyuman kepolosan.
membuat kita sanggup melakukan apa pun, demi mereka.
membuat kita selalu ingin pulang dan memeluk mereka.
membuat kita siap menjalani segila apa pun hidup.
membuat kita bertahan menghadapi apa pun.
apa pun. walau harus menderita. karena anak bagian dari kita. sebenar-benarnya hidup kita.

Advertisements

2 thoughts on “anak

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s