when hope met doubt

Malam itu kubaca harap diliput ragu. Ketika akhirnya kita duduk berhadapan, bicara omong kosong. Mengaduk kopi yang dingin sebelum habis. Menyesap rokok bergantian dengan angin.

Malam itu kubaca harap bersanding ragu. Ketika akhirnya kita berjalan beriringan. Menyusup gelap. Melawan deru ombak. Menyatu sunyi. Apakah kau ingin menggandeng tanganku?

***

Pagi itu kulihat harap menepis ragu. Sapa hangat. Juga duduk di sampingku. Apakah senyum itu buatku?

***

Malam itu kurasakan harap ditimpa ragu. Ketika kau rebah di sampingku. Kita berdua memejam mata. Membaca napas satu-satu. Sekilas sempat kulihat tanganmu ingin meraihku, tapi urung. Lalu kau berbalik badan. Dan aku bangun, lalu pergi. Meninggalkanmu melanjutkan (pura-pura) tidur.

***

Pagi ini kusaksikan harap lenyap bersama ragu.

4 thoughts on “when hope met doubt

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s