Celebration of Reading #2: Baca Puisi Sandra Palupi by Openmind Community

Setelah kemarau yang (ke)panjang(an), sungguh mengejutkan ketika pada Jumat 16 September 2011 dini hari hujan deras mengguyur Semarang tanpa ampun. Tanpa babibu. Rata. Dan benar-benar deras. Ini membuat dag dig dug semua orang yang terlibat secara langsung maupun tak langsung, termasuk mereka yang ingin hadir di acara Celebration of Reading #2: Baca Puisi Sandra Palupi by Openmind Community, yang jadwalnya Sabtu 17 September 2011 malam.

Kecemasan bertambah, ketika Sabtu siang hingga sore, hujan turun lagi di Semarang atas. Berkali-kali aku menghubungi teman-teman yang di Semarang bawah menanyakan cuaca. Mendung… Aku terus-terusan meminta supaya hujan di Semarang bawah ditunda. Acara Celebration of Reading #2 (CoR#2) diadakan di Open Theatre. Berpayung langit. Dengan setting panggung yang entah jadi apa kalau turun hujan. Adalah berkah ketika doa terkabulkan. Aku yakin ini doa banyak orang…

Celebration of Reading #1 diselenggarakan oleh Openmind Community pada tanggal 26 July 2010, videonya bisa dilihat di sini. CoR#2 dikemas dalam pembacaan atas kumpulan puisi dan cerpen Sandra Palupi yang pernah kuceritakan itu. Memang dalam acara juga hadir Sutardji Calzoum Bachri dan Hudan Hidayat yang diminta bicara tentang buku Sandra. Ini bukan diskusi bedah buku. Benar-benar pembacaan, apresiasi atas karya Sandra Palupi.

Galih Pandu Adi

Erna Hernandith

Ibit dan aku membaca ‘Ibu adalah Laut’

Panterai Paradise membaca ‘Serapah Ibu’

aku (lagi, iya maaf yang bosan πŸ˜€ ) bersama Iwan dan Augustia membaca ‘Tuhan, Mari Kita Berdosa’

Simply Choir membawakan paduan suara musik ambient yangΒ  nglangut…

selain Hudan Hidayat, ada Leak Sosiawan juga. nah itu mbak yang keriting eksotis, itu Sandra Palupi

Himas Nur

KY membacakan ‘Apocalyptic’

Soetardji juga baca puisi

dan ini semua yang lega dan bersyukur karena acara berlangsung dengan sukses dan lancar πŸ™‚

Hudan, Soetardji, Leak, dan kita semua sepakat, bahwa sudah saatnya semua orang ambil bagian dalam kehidupan sastra, seperti kita ambil bagian dalam hidup seutuhnya. Biarkan saja anggapan bahwa karya sastra yang diunggah di Facebook atau blog itu tidak laku dimuat di koran. Kalau pun benar begitu so what? Yang penting terbaca, diapresiasi. Pesan tersampaikan, mission accomplished.

Jadi jangan kecil hati. Siapa saja boleh bersastra. Are you coming with us?

Oh ya, hampir lupa. Han, terima kasih ya, kau tunda hujannya πŸ™‚

*mohon maaf kalau ada detil acara yang tercecer… nanti kupungutin lagi πŸ™‚

Advertisements

3 thoughts on “Celebration of Reading #2: Baca Puisi Sandra Palupi by Openmind Community

  1. apakah sastra mengenal kontemporer dan klasik? dan mengapa tidak kita temukan lagi sastra klasik tak lekang waktu dihasilkan oleh penulis-penulis sekarang? ketika sastra mulai berorientasi industri, akankah sama fenomenanya dengan musik?

  2. Menurutku….
    Selalu ada hal yg klasik dan kontemporer untuk semua hal, bahkan sekedar gaya berpakaian (contoh: kimono vs harajuku)

    Kenapa karya klasik bisa tahan lama? Lagi2 menurutku, karena dia muncul di masa belum banyak orang berkarya. Entah karena berkarya sastra dianggap eksklusif; atau memang orang masa itu, jangankan mikir bersastra, mikir makan aja sulit… Jumlah yang sedikit pasti lah lebih mudah diingat. Kenapa kita bisa mengingat ‘yang hujan turun lagi’ yang lebay ay ay itu? Karena memang ndak banyak lagu diproduksi pada masa itu.
    Jadi kenapa membebani diri harus menelurkan karya yang dikenang sepanjang masa? Buat yang berorientasi komersil ya silakan saja: duit yang dia dapat. Karya yang memang berhak dikenang, akan dikenang dengan sendirinya.

    Bahkan jika akhirnya tidak dikenang, yang mau bersastra ya bersdastra saja. Kenapa harus membebani diri dengan tuntutan yang aeng aeng?

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s