semalam bersama Atisejati

tiga minggu terakhir ini telinga (juga kepala)ku dijejali notasi dan nada.

mas Leak Sosiawan, penyair hebat itu mengajak aku tampil bersama grup musikalisasi puisinya, Atisejati. anggota Atisejati adalah mas Leak, mbak Suprek, Adhit, dan Luluk. karena mbak Suprek sedang berada di Papua, maka aku diminta untuk menggantikan sementara. walaupun cuma jadi personel pocokan, mana bisa aku menolak tawaran seperti ini. tanpa pikir panjang aku langsung bilang ‘iya’.

ternyata aku harus menghapal 10 lagu dari album indie yang mereka rilis sekitar setahun yang lalu. menghapal sepuluh lagu dalam tiga minggu itu bukan pekerjaan gampang. apalagi lagu-lagu Atisejati ini luar biasa istimewa. dalam satu lagu bisa ada macam-macam beat. katanya kuncinya gampang. tapi nadanya miring-miring dan naik turunnya sama sekali ndak biasa. meskipun sudah tawar-menawar dan berhasil dibolehkan menghapal 5 lagu saja, pada prakteknya aku tergoda untuk menghapal lagu lainnya. jadi dapatlah delapan lagu. tapi ketika latihan bersama, ternyata aku tetep harus ikut di dua lagu lainnya. great 😀

tanggal 16 Nopember kemarin, Pentas Musik Atisejati digelar di Balai Soedjatmiko Solo. setelah LDP (long distance practice) dan hanya ketemu satu kali sebelum pentas, sungguh lega karena acara berjalan lancar. ada selip selip dikit, tapi ndak jadi masalah. mungkin seperti mas Leak yang mengaku ‘error’ (kupikir mas Leak kecapekan menyiapkan setting tempat), aku juga error karena grogi dan penuh tidak percaya diri. takut ndak bisa mengimbangi pria-pria hebat itu…

jelas ini pengalaman bermusik yang sangat berharga. yang istimewa adalah dalam setiap pentas, Atisejati juga menyajikan video art yang diolah oleh Fendi Ra-Flet, dan tata lampu Udin UPW.

***

buat aku sendiri, puisi memang jadi lebih menarik ketika dikawinkan dengan musik. Adith dan Luluk yang kebagian memasukkan unsur nada di pusisi-puisi mas Leak, hebat banget. puisi yang kata si empunya (yaitu Leak) biasa saja, yang menurutku tetap saja ndak biasa saja (karena aku ndak bisa bikin), jadi lebih menarik disimak ketimbang jika dibaca saja. yaa… paling tidak kalau aku yang baca.

sepuluh puisi Leak yang dialbumkan ini bervariasi isinya. dari yang lembut-lembut menyentuh hati (makna cinta, tentang tangis, cerita untuk anak kita) sampai yang menghentek teriak (mimpi padi dan garuda, kau bilang bakal, tentara langit). yang disoal pun macam-macam; dari cinta, keluarga, sampai politik.

yang ingin punya albumnya bisa hubungi mas Leak di Facebooknya. pesen lewat aku juga boleh, nanti kusampaikan.

beberapa lagu yang dibawakan sempat terekam kamera handphone. lagu ‘makna cinta’ dan ‘tentang tangis’ yang terekam jadi satu video bisa dilihat di sini. lagu-lagu lain ada, deket-deket situ, bisa diklik kalau mau lihat 😀

***

terima kasih pada Atisejati yang sudah memberi kesempatan untuk tampil bersama mereka. jangan kapok ngajak aku ya…..

Advertisements

8 thoughts on “semalam bersama Atisejati

  1. mas gajah bisa order lewat aku, berminat? cek email ya..
    yang selanjutnya belum ada rencana yuk… bakalan vakum agak lama ini 😀

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s