GIRLSTRIKE #3: perempuan dan musik keras

Kira-kira dua minggu yang lalu, seorang teman menghubungiku dan meminta untuk ikut berpartisipasi dalam acara GIRLSTRIKE #3 yang diselenggarakan tanggal 21 April lalu. Sebuah acara yang katanya, dari perempuan untuk perempuan. Nanti akan tampil band-band yang sebagian personelnya adalah perempuan. Untuk menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berkarya dalam musik.

Kupikir ini keren sekali. Di benakku, acara ini adalah salah satu perayaan Hari Kartini dalam bentuk lain. Yang lebih dari sekedar mengenakan kebaya, lalu lomba masak, lomba pakai make-up, lomba pake kerudung, atau menggulung setagen. Jadi ajakan ini langsung aku iyain.

Betapa shocknya diriku ketika mendapati, band-band yang tampil (hampir) semuanya beraliran keras. Hardcore, Fastcore, dan core core yang lain. Yang sedikit membuatku kecewa, dari beberapa band yang tampil sebelum aku yang personelnya rata-rata 4-5 orang, yang perempuan cuma vokalisnya. Tadinya aku berharap akan ada drummer, atau bassis, atau gitaris…

Entah memang mestinya kecewa, atau malah sebaiknya lega, karena ‘partisipasi’ perempuan di musik keras baru 20%. (Duh, ini kontaminasi hasil ikut kursus pengarusutamaan gender, segala sesuatu dihitung prosentase partisipasi perempuan dan laki-laki…)

Memang, musik adalah sesuatu yang universal dan penuh warna. Milik siapa saja tidak peduli laki atau perempuan. Dan siapa pun berhak memilih warna yang disukainya. Tetap saja, menakjubkan sekali buatku, perempuan-perempuan bisa ‘hidup’ di musik super keras begini. Aku dibikin menganga mendengar perempuan-perempuan itu berteriak. Kalau aku, pasti tali suaraku sudah putus di lagu pertama…

***

Merasa seperti alien yang datang ke bumi, aku tidak berharap banyak atas respon dari penonton. Musik Latree&Iwan pasti jauh dari kenikmatan selera musik audience yang hadir. Kurasa aku berhasil dengan sukses membuat mereka bosan =))

Dan jika kalian suka warnaku, silakan dilihat musikalisasi puisi ‘Ibu adalah Laut’ karya Sandra Palupi, yang kami bawakan bersama Ibit 🙂

Advertisements

6 thoughts on “GIRLSTRIKE #3: perempuan dan musik keras

  1. latree main hardcore ? thrash metal ? wogh:! \m/
    *pura2 ga ngerti*
    😆

    eh padahal coba sampeyan mainin itu lagunya sepultura feat luciano pavarotti yg roots bloody roots, keren tuh :mrgreen

  2. aku malah pengen denger mbak La mainin lagu yang nge-swing gitu keren deh kayaknya :)) ayoo mbak bikin dong

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s