Peluncuran ‘Pocong Nonton Tivi’

Seperti pernah kuceritakan, pada suatu masa aku dan 10 orang teman mengikuti Workshop Penulisan Dongeng Literasi Media yang diselenggarakan oleh Lespi. Ealah, udah lama banget ya, hampir setahun yang lalu.

Secara singkat, literasi media adalah upaya pembelajaran bagi semua orang untuk melek media, terutama televisi, agar dapat menyaring dan membentengi diri dari pengaruh buruk siaran televisi.  Sepuluh cerita yang dihasilkan dari workshop ini akhirnya dibukukan secara indie oleh para penulisnya, sambil menunggu Lespi bersama Yayasan Tifa menerbitkannya melalui penerbit mayor. Sebagai judul buku, dipilih dari satu cerpen yang ditulis Wiwien Wintarto: Pocong Nonton Tivi.

Pocong Nonton Tivi diluncurkan bersamaan dengan ulang tahun Lini Kreatif Writing yang kedua, kemarin hari Minggu tanggal 10 Juni 2012 (meskipun ulang tahunnya sebenarnya Mei). Dalam launch ini tampil Mas Djoko Susilo, yang mendesain cover buku. Juga Babahe (penulis Blakotang itu…) yang mendongeng meskipun tidak tutug. Katanya jika penasaran bagaimana akhir dongengnya, silakan baca bukunya. Babahe bisa saja. Dan sebagai penutup, Ibit dan Ar dan Ir membawakan sebuah lagu yang diangkat dari salah satu cerita di buku tersebut yang berjudul Mumpung Tak Ada Ibu, karya Latree Manohara *uhuk*.

searah jarum jam: Mas Djoko, Mas Anto (Lespi), Babahe, Ibit-Ar-Ir

Karena masih diterbitkan secara indie, awalnya kami mencetak 250 buku. Sungguh ajaib. Dalam waktu kurang dari satu minggu, stok sudah habis. Bagi yang penasaran dan ingin memilikinya, boleh pesan. Insya Allah akan dicetak lagi.

*foto para penulis sedang dicari. foto lebih lengkap dapat dilihat di album Lini Kreatif*

10 thoughts on “Peluncuran ‘Pocong Nonton Tivi’

  1. Pingback: kuis: #PocongNontonTivi « kata dan rasa

  2. 1. Kalo nonton tivi berarti ada pocong di samping yang nemani. hiiiihihihihiiiiii…… atuuttt….
    2. kalo di browsing tujuan buku ini adalah biar sipenonton tivi bisa memfilter media [harapan wempi sih begitu], tapi kalo blon baca lihat dari gambar saja sepertinya biar anak-anak bahkan orang dewasa semakin takut nonton tivi. kebayang gak tuh, ada pocong nemani nonton bareng. hiiiihihihihiiiiii……

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s