pelukan terakhir

“hapus lipstickmu”

“aku akan terlihat pucat”

“kau cantik tanpa apa-apa. aku merasa asing melihatmu”

“kau mengenaliku walau apa pun kubalutkan di tubuhku”

kuhapus rias wajahnya.

“lalu bagaimana aku akan menyembunyikan luka?”

“tersenyumlah”

lalu kuhapus air matanya.

***

“sayang, peluk aku”

lalu sunyi. hanya detak jantung kita perlahan. dan sesekali hela nafas mencoba melepas beban. selalu begitu. hanya bisa begitu. untuk sejenak lepas beban itu. meski nantinya kita tahu, akan datang masa selamanya ada satu batu. tak bisa kita singkirkan karena tak akan ada lagi peluk itu.

kecup di keningmu. and I will miss you.

Advertisements

5 thoughts on “pelukan terakhir

  1. i miss you mba latree 🙂
    maaaf lama ga mampir, uni lama absen dari dunia maya 🙂
    tetep, tulisannya mba La khas, dan selalu indah 🙂

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s