Pelarian

“Aku pergi”

Dan aku pergi. Aku tahu setelah ini ada petir. Ada hujan. Badai. Di sana, di meja itu. Tempat aku meninggalkannya.

Juga di dalam diriku.

***

Persetan dengan cinta kita. Ini cinta gila. Kita gila. Tapi tak cukup gila untuk mempertahankannya. Aku tak sanggup menanggung kata dunia.

Aku mencintaimu, sangat. Seperti kau mencintaiku. Aku menginginkanmu, sangat. Seperti kau menginginkanku. Tapi aku menginginkanmu untuk diriku sendiri. Bukan berbagi. Dan aku tak ingin melukai orang banyak. Sedang kamu tidak bisa meninggalkan mereka. Dan anak-anak. Terutama anak-anak… Aku tak tega.

Jadi biar aku cari jalan melupakanmu. Penggantimu. Mungkin cintaku padanya tak sebesar padamu. Tapi dia mencintaiku sama besar sepertimu. Setidaknya dia bisa menopang hidupku. Itu sedikit penghiburan untuk limbungku.

Jangan temui dia ya. Jangan. Jangan ceritakan apa pun padanya. Jangan. Aku tak mau dia tahu bahwa dia sekedar pelarian, dari cinta mustahilku padamu.

Advertisements

3 thoughts on “Pelarian

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s