Persembahan.

Telah kupersembahkan hati pada
kerisauan. Yang menjajah siang-siang dan malam-malam. Pada rindu yang enggan bertemu. Pada lapar yang menolak makan.

Telah kupersembahkan waktu pada kekacauan. Yang merampas
keteraturan. Pada detak yang melulu sepi. Pada jarak yang tak hendak mendekat.

Telah kupersembahkan rasa pada
nada. Tapi ke mana kesaktian getar dawai?

Advertisements

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s