lukisan

Lukiskan, sayang. Lukiskan untukku. Lukiskan apa yang sedang aku lukiskan padamu dengan kata-kataku.

Tentang gubug kecil di pinggir hutan. Sore yang basah oleh gerimis sedari siang. Angin yang dingin. Waktu yang dipaksakan. Menolak malam yang hampir turun membawa bulan. Meja kecil dan dua kursi kayu tanpa lengan. Termos air, gelas, dan teh yang urung disajikan. Tenggelam oleh perbincangan dan pengingkaran.

Lukiskan, sayang. Lukiskan untukku. Tentang kepergian yang enggan. Tentang diam yang tak diinginkan.

Advertisements

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s