Mimpi

Untuk prompt #18 di Monday Flash Fiction
==========================

Aku terbangun. Lissa yang tidur di sampingku, meronta-ronta dan menjerit. Aku berlari keluar dari kamar.

Aku sudah berusaha menenangkannya, tapi dia malah memukulku, menendang, mencakar.

Di depan pintu kamar yang masih terbuka aku terbengong-bengong tak tahu harus berbuat apa. Ini malam pertama kami setelah akad tadi siang. Benar-benar malam pertama.
Kakak ipar keluar dari kamar sebelah. Mertuaku turun tergopoh-gopoh dari lantai atas.

“Ada apa?”

Aku mengangkat bahu dan tangan.

Lissa berhenti menjerit. Perlahan aku mendekatinya. Dia duduk memandang ke arahku. Napasnya naik turun.

Aku duduk di sampingnya, kupegang tangannya.

“Sayang, kamu mimpi buruk?”

Lissa mengangguk.

“Sialan. Sudah lama sekali aku tidak mengigau. Kenapa malah sekarang di malam pertama kita?”

Aku dan yang di luar kamar berpandangan, “Kamu mimpi apa?”

Lissa menjawab lirih dan malu, “Ketiban tokek…” Lalu membenamkan kepala di dadaku sambil tertawa terbahak.

27 thoughts on “Mimpi

  1. Astagaaaaa hahahaha bayangin betapa malunya ituu di depan mertua n ipar😀
    Eh,jgn2 pengalaman pribadi ya mbak La? *kabuuurrrrr* *piss* hihihihihi

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s