Buku. Buku. Buku.

Dalam tiga hari ada tiga buku kuterima. Mbak Ibit sampai berkomentar, kok Ibuk banyak dapat kiriman buku?

Karena orang-orang begitu sayang pada ibumu, Nak.

20131006-090938.jpg

Ahhhaa. Ngarang. Memang banyak orang yang menyayangiku. Sebanyak mereka yang tidak suka hingga benci. Tapi buku-buku ini datang bukan tanpa alasan. Yang pertama, Hanya Salju dan Pisau Batu karya duet Happy Salma dan Pidi Baiq, adalah hadiah kuis Jumat yang rutin diselenggarakan Om Warm di blognya. Baru kubaca sekilas. Lucu sekaligus absurd. Maturnuwun, Om Warm.

Yang kedua, Best of Monday Flash Fiction, adalah buku kompilasi flash fiction pilihan dari sekitar 4 bulan belajar bareng menulis flash fiction, di grup Monday Flash Fiction gagasan Carra. Buku ini sengaja kupesan dari nulisbuku.com. Walaupun aku sudah membaca semuanya sebelumnya di blog masing-masing penulisnya, membaca sambil memegang bukunya terasa beda. Aku suka banget desain cover yang dibikin Carra. Simpel tapi elegan. Lebih dari 30 flashfiction yang ada di buku ini semuanya menggemaskan. Mulai dari yang lucu, horor, ‘horor’, sampai yang menyayat. Barangkali masih ada kurang ini itu di sana-sini, ya namanya hasil belajar. Boleh dianggap excuse, tapi kami sudah berusaha memilih dan menyajikan dengan sebaik mungkin.

Yang ketiga, Semar Yes! karya Budi Maryono. Datang dengan alasan yang agak berat. Sebenarnya kaget juga menerima buku ini dalam amplop yang dikirim via pos. Waktu Bmr bilang ‘besok siang kukirim untukmu’, kukira dia akan mengantarnya ke kantor, atau ngajak ketemu di mana gitu. Ternyata… BMr ingin aku menulis satu lagu dari salah satu cerpen di buku ini, untuk ikut ‘dibacakan’ di rangkaian baca cerpen keliling yang sedang dia rencanakan. Baru baca tiga cerita, dan berat semua. Agak menyesal aku bilang mau. Gimana kalau ternyata tidak berhasil? Kemlinthi sih. Ya tapi bukan Latree kalau ndak kemlinthi. Dan kemlinthi itu bagiku menuntut konsekwensi. Tunjukkan sumbut olehmu kemlinthi. Jadi semacam pecut gitu. Good luck, bocah kemlinthi.

Yang pertama sih tentu saja, good luck, semoga selesai membacanya. Karena membaca telah menjadi aktivitas yang begitu berat dijalankan. Fiuh.

2 thoughts on “Buku. Buku. Buku.

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s