Sang Mantan

Untuk Prompt #30 di Monday Flash Fiction

===============================

Betapa jaman tidak bisa mengubah kuasa orang tua atas anaknya perihal jodoh. Betapa kisah Sitti Nurbaya tidak bisa dicegah untuk terus berulang. Tidak peduli betapa kita saling mencinta, bersama orang lain juga akhirnya kamu bersanding di pelaminan. Pengusaha muda yang tampan dan kaya raya, yang menurut orang tuamu lebih bisa menjamin hidupmu.

Siang menjadi tawar. Malam menjadi menyiksa.  Baliho iklan di jalanan menjadi berisi kamu. Segala acara sinetron dan berita gosip adalah tentang kamu dan suamimu. Aku menjadi penonton yang dipaksa. Tidak bisa menghentikan tayangan. Tidak punya pilihan.

Senyummu. Senyumnya. Senyummu. Senyumnya. Kalian bahagia. Aku tak bisa berbuat apa-apa.

***

“Aku setengah bersyukur dia menceraikanku, Sam.”

Aku diam.

“Walaupun alasannya merendahkan aku. Tuduhannya menyakitkan. Aku memang bukan menikahinya karena cinta. Sepenuhnya karena kepatuhanku pada Ayah dan Ibu. Tapi bukan berarti aku lantas tidak bisa setia. Aku menghormati  perkawinan, Sam. Perkawinan itu bukan mainan.”

Aku masih diam.

“Aku tidak tahu siapa yang mengirim foto-foto aku dan Dedy. Aku dan Dedy itu kan… Ah! Kamu tahu kan kami sahabatan sejak kecil. Kamu juga kenal dia. Dan kamu tidak pernah cemburu meski kami peluk-pelukan. Pelukan kami pelukan akrab, bukan mesra. Ya kan? Kamu juga menganggap begitu kan?”

Tidak. Aku cemburu. Tapi aku diam. Karena aku tidak mau kita ribut.

“Ibu juga tahu siapa Dedy. Dia juga sudah membela aku di hadapan Rio. Tapi Rio tetap menceraikan aku. Ibu juga kecewa dengan Rio. Ibu… lebih kecewa karena pilihannya ternyata tidak mempercayai aku. Lebih percaya fitnah orang. Dan tega memukuli aku untuk tuduhan yang tidak benar…”

Aku menelan ludah.

“Sam, aku tahu seharusnya aku malu. Tapi aku beranikan diri menemuimu. Maukah kamu…”

Tentu aku mau.  Karena itu alasan kukirimkan foto-foto mesra kamu dan Dedy kepada Rio dua bulan yang lalu. Karena ini lah yang kuharapkan.

Advertisements

7 thoughts on “Sang Mantan

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s