25 Januari

Ini akan menjadi yang pertama buatku. Pertama dalam hidupku.

Sudah seminggu aku penuh tak sabar menunggu 25 Januari kali ini. Karena ini tidak akan pernah sama dengan 25 Januari lain yang sudah 27 kali kulalui sebelumnya. Hatiku dipenuhi debar. Kepalaku dipenuhi angan. Apa yang akan kulakukan?

Mungkin aku akan membawanya ke kafe. Sebuah perayaan kecil. Atau pergi ke toko sepatu, atau ke toko baju, atau ke toko buku. Belum kuputuskan. Yang pasti aku akan menunjukkan pada Ibu. Semoga bisa membuatnya bahagia walau sedikit saja.

“Psst… giliran kamu tuh,” Tinuk membuyarkan lamunanku.

Perlahan kubuka pintu ruangan Mbak Kris, lalu duduk di kursi di hadapan mejanya.

“Tanda tangan di sini,” kata Mbak Kris sambil menyodorkan amplop padaku.

Kuterima setelah kububuhkan tanda tangan rangkap tiga.

“Terima kasih, Mbak.”

“Gimana rasanya menerima gaji pertama?”

“Berjuta rasanya Mbak, haha…”

“Hahaha… kerja yang rajin ya. Boss suka dengan kerjamu.”

Aku mengangguk dan pamit.

Ibu, kutraktir makan bakso malam ini yuk.

=========

“Ditulis dalam rangka ulang tahun Monday Flash Fiction yang pertama”

 

*150kata*

31 thoughts on “25 Januari

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s