Selamat Ulang Tahun, Dear Monday Flash Fiction

Sudah setahun ya.

Ada apa dalam setahun?

MFF banner 300

Aku sempat menyesal mengiyakan, ketika Carra memintaku membantunya menjadi admin di grup gagasannya ini. Menyesal karena sok banyak waktu. Seolah kerjaan kantor dan urusan rumah dan lain-lain masih kurang bikin sibuk. Tapi bagaimana mau bilang tidak, grup ini menarik dan semakin menarik. Dan kalau sudah begitu, jauh deh itu penyesalan.

Berawal dari sekedar lemparan prompt setiap Senin pagi untuk dikembangkan menjadi Flash Fiction, seiring waktu ada saja hal baru yang muncul. Proyek Best of MFF #1, game fiksi mini, sharing, bedah karya, artikel kebahasaan — semua yang diupdate di blog Monday Flash Fiction. Apalagi ketika ada even MFF Idol yang di-host-i Harry Irfan. Doh. Itu di awalnya cukup bikin frustrasi, ketika admin dan host sempat baku hantam membahas konsep jalannya kontes. Tapi terbayar dengan jalannya kontes yang meriah dan gegap gempita.

Sebagai anggota, aku merasa justru kurang aktif. Akhir-akhir ini jarang sekali ikut meramaikan prompt. Alasan bisa saja dicari. Sibuk di kantor. Sibuk ngurus anak. Sibuk ngamen. Apa pun alasannya yang jelas memang sedang jarang sekali menulis. Sesekali menulis di blog tentang hal-hal lain.

Sebagai admin, aku berusaha tetap memantau lalu lintas grup meskipun tidak ikut nimbrung. Masalahnya sekali ikut nimbrung pasti keterusan. Bisa keteter segala urusan. Meskipun begitu, aku selalu mengusahakan membaca-baca prompt yang masuk, dan berdiskusi bersama admin lain untuk menentukan karya terpilih.

Dari sekian banyak grup yang aku join, terus terang grup ini yang paling aku ikuti segala updatenya. Selain bahasannya yang selalu bisa klop dengan minatku, suasana kekeluargaan yang hangat dan riang gembira itu lho, yang bikin betah. Pengin rasanya, sesekali kita kumpul offline. Bakalan seperti apa riuhnya…

MFF1thHal paling mengesankan (mengesalkan sekaligus menyenangkan) adalah julukan ‘Simon Cowell’ di MFF Idol. Siapa sih yang mulai, duh. Masa sih aku sejudes itu *ngaca*. Dan masa sih aku sekeren itu… Anyway, meskipun aku tampak judes, sombong, sok tahu, sok pinter (yang jelas bukan sok cantik, ndak berani kalau sok yang satu ini), semua juga tahu sebenarnya aku ini bagaimana. Bagaimana? Ya menurut kalian bagaimana? Dan aku minta maaf jika segala sikap sok-ku, juga jika selama ini sebagai anggota maupun sebagai admin melakukan hal yang membuat kurang nyaman. Sama sekali ndak ada maksud demikian.

Kuharap masih akan ada ulang tahun MFF berikutnya. Semoga anggota dan para adminnya senantiasa diberi kesabaran, ketabahan, dan limpahan ide dan kreasi. Supaya hidup terus semakin hidup. Hidup MFF😀

12 thoughts on “Selamat Ulang Tahun, Dear Monday Flash Fiction

  1. awwwwwwwwww…
    di samping segala sok-sokannya yang nulis, tulisan ini bikin terharu T___T
    Jangan nyesel udah mengiyakan ya?
    Nanti ta traktir sega kucing.

    *halagh*

    HIDUP!!!!

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s