Rokok

Sore yang lembab. Kubiarkan jaketku membungkus badan yang sudah lekat berkeringat. Kuhempaskan ransel ke meja, dan duduk di kursi. Telungkup.

“Jumlahnya masih sama persis dengan terakhir kali aku melihatnya.” Sebuah suara memaksaku mengangkat kepala. Lelaki jangkung itu, memegang bungkus rokok yang tadinya terselip di saku samping ranselku.

“Aku kehilangan pemantik. Ah… akhir-akhir ini aku mengambil milik… ah…”

Aku tidak berharap dia percaya alasanku. Aku hanya tidak mau dia berpikir aku sudah seminggu berhenti merokok. Aku tidak mau dia melihatku kalah dan menyerah. Dia mengambil sebatang, dan mengembalikan bungkus rokokku ke tempatnya semula. Dia keluarkan sebuah korek gas dan menyulut api.

“Mau kusulutkan?” tanyanya melirikku.

Aku mengambil satu. Tapi dia malah menyimpan koreknya di saku. Dan melengos ketika kuminta rokoknya yang sudah menyala.

“Kamu kenapa?”

“Aku tidak kenapa-kenapa.”

Lalu bayangan Bapak melayang-layang mengitari kami. Kenapa Bapak muncul di saat-saat seperti ini? Tolong lah, Pak. Datanglah kalau aku sendirian saja. Jangan ketika ada orang lain. Jangan di keramaian begini.

Kurebahkan lagi kepala di meja. Memandang Bapak yang menjauh perlahan.

“Aku tidak mau memenuhi permintaan Bapak untuk berhenti, sampai dia pergi. Bapak tidak pernah mengecewakan aku, tapi aku mengecewakannya, sampai dia pergi. Aku menganggap permintaan Bapak tidak penting. Setiap kali Bapak mengingatkan, aku justru menyakitinya dengan sengaja menyulut rokok di depannya.”

Setetes air mata jatuh dari sudut mataku yang panas.

“Aku tidak bisa apa-apa tanpa Bapak. Dan aku menolak hanya sekedar untuk berhenti merokok. Apa susahnya berhenti merokok? Apa susahnya, setidaknya, berhenti merokok di hari-hari terakhir Bapak? Apa susahnya, membahagiakan Bapak sebelum dia menutup mata?”

Tetesan itu mengalir.

Sebuah tangan mengusap. Tangan beraroma rokok yang diambil dari saku ranselku.

Advertisements

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s