Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Film Pixel

Kemarin menemani anak-anak menonton ‘PIXEL’ di bioskop. Tidak se-heroik The Avengers, pertarungannya juga tidak seheboh itu. Lumayan lucu meski belum bisa menandingi Ice Age. Tapi seru juga buat hiburan

***

Gambar dipinjam dari Wikipedia.

Gambar dipinjam dari Wikipedia.

Alkisah di tahun 1982, diselenggarakan sebuah kompetisi video game. Pertandingan final di kompetisi tersebut direkam, kemudian oleh NASA dilempar ke angkasa, supaya ditemu oleh makhluk luar angkasa sana. Ternyata beneran, video itu ditemukan oleh makhluk luar angkasa dan diterjemahkan sebagai tantangan perang dalam bentuk game!

Diawali dengan sebuah serangan, makhluk bumi (yang diwakili Presiden Amerika dan rakyatnya) dibikin panik. Presiden bersama Kementerian Pertahanan menggelar sidang. Presiden Will Cooper mengundang Sam Brenner yang adalah kawan nge-game masa kecilnya, juara kedua lomba nge-game tahun 1982, karena dia melihat pola serangan yang mengingatkannya pada game yang pernah mereka mainkan.

Namun para pejabat tinggi negara menganggap hal itu menggelikan, dan menolak kehadiran pemain game di tengah mereka. Salah satu dari mereka yakin itu perbuatan Iran.

Serangan kedua dilancarkan, sesuai koordinat yang disebutkan oleh artis-artis 80-an yang muncul menyisipi siaran-siaran televisi (sepertinya para alien juga sedang demam dubsmash). Barulah para petinggi pertahanan USA menyetujui ide latihan nge-game bagi para tentara, untuk melawan serangan berikutnya. Di sinilah perjuangan para gamer dimulai. Sam ditemani Ludlow (kawan ngegame masa kecil yang lain) memenangkan game babak ke-3.

Eddie (juara dunia nge-game yang ternyata curang) dan Profesor Toru Iwatani (pencipta Pac Man), menjadi anggota tambahan yang dielu-elukan untuk memenangkan pertarungan ketiga. Dengan peralatan ciptaan Letnan Kolonel Violet Van Patten, kesenangan dan ketegangan permainan, eh, pertarungan, disebarkan kepada penonton.

***

Film perang tidak lengkap tanpa bumbu percintaan. Presiden yang menyelamatkan bumi dari serangan alien itu keren, tapi Obama tetap jadi favorit pertama bagi sebagian orang (ini seperti dejavu buat sebagian kita). Film ini jan nggapleki tenan. Tapi banyak pesan moral yang bisa diambil dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kesuksesan masa depanmu tidak tergantung keahlianmu main game. Eh, bisa jadi. Tapi belum pasti.
  • Guru Pilates itu menarik; hati-hati.
  • Sesibuk apapun dengan pekerjaanmu, luangkan quality time untuk pasangan. Misalnya seperti yang dilakukan Presiden Chewie: cooking with love di tengah persiapan pertempuran menghadapi alien…
  • Guys, brush your teeth, because girls don’t kiss stinky breath boys. Tic-tac or any chewy mint candy is not enough.
  • Wanita yang cantik, cerdas, dan tangguh bisa menarik atau justru menakutkan bagi laki-laki.
  • Jangan sombong, mentang-mentang kamu cantik, cerdas, dan berkarier cemerlang. Kalau jatuh cinta sama tukang pasang TV kabel ya ndak masalah. Belum tentu bakalan ketemu sama pengusaha kaya raya yang punya yacht pribadi.
  • Jika berpisah dengan orang yang (pernah) kamu sayangi, itu artinya dia bukan orang yang tepat buatmu. Maka kamu menjadi selangkah lebih maju, menendang dia keluar dari hidupmu.
  • Jangan bikin perayaan sebelum kerja benar-benar usai.
  • Kamu mungkin pernah melakukan kesalahan di masa lalu, tapi selalu ada kesempatan untuk memperbaiki kalau kamu mau.

Tambahkan kalau kamu nemu yang lain lagi ya.😀

9 thoughts on “Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Film Pixel

  1. Jangan sombong, mentang-mentang kamu cantik, cerdas, dan berkarier cemerlang. Kalau jatuh cinta sama tukang pasang TV kabel ya ndak masalah. Belum tentu bakalan ketemu sama pengusaha kaya raya yang punya yacht pribadi.

    Setujuuu banget point yang itu

  2. Cooking wit love ide bagus untuk quality time bareng pasangan mba. AKu belum nonton, mungkin nunggu tayang di tipi hihihi. MUngkin baru bisa nonton bioskop kalo yang bungsu juga udah mulai sekolah dan ngga ditungguin mbokne lagi hehe

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s