It Only Hurts if You Love….

Kucing Inne mati karena tabrak lari di depan rumahnya. Inne menjerit sampai tetangga-tetangga keluar melihat ada apa. Setelah mereka tahu yang terjadi, inilah yang keluar dari mulut mereka: ah, cuma kucing…

Kucingku mati karena wabah distemper. Bahkan meskipun sudah kubawa ke dokter hewan dan dirawat di klinik. Aku menangis. Seorang kawanku tertawa dan menganggapku konyol dan berlebihan. Mungkin cuma sopan santun yang mencegah dia mengatakan aku bodoh atau gila, karena telah menghabiskan uang untuk mengobati kucing yang akhirnya toh mati juga.

***

Kau bisa berkata, “Ah, gitu aja…,”

Tapi tak akan sakit kalau tak cinta.

Advertisements

6 thoughts on “It Only Hurts if You Love….

jangan sungkan kalau mau komen :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s